Payakumbuh – Bergerak kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kali ini, langkah besar diambil dengan menggandeng Universitas Negeri Padang (UNP) melalui 14 program unggulan yang langsung mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta.
Dalam acara seremonial yang digelar di aula kantor wali kota, Wako Zulmaeta menyatakan bahwa kolaborasi ini bukan hanya bentuk sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, tetapi juga merupakan wujud nyata pelayanan publik yang berbasis ilmu pengetahuan.
Hal ini sejalan dengan visi pembangunan jangka menengah Kota Payakumbuh.
Salah satu program yang langsung mendapat respons positif adalah pelatihan guru PAUD dan SD dalam penggunaan media pembelajaran digital.

Baca Juga : Juara Lagi! Kelurahan Koto Tangah Harumkan Nama Payakumbuh di Tingkat Provinsi
Selain itu, program pelatihan kewirausahaan bagi UMKM lokal juga menjadi magnet utama.
Pemerintah Kota Payakumbuh menyambut baik adanya program penyuluhan kesehatan masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa UNP dari fakultas keolahragaan dan ilmu keperawatan.
Tak kalah penting, UNP juga merancang program pemetaan potensi ekonomi lokal berbasis data.
Wako Zulmaeta berharap seluruh stakeholder kota, mulai dari perangkat daerah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat, ikut ambil bagian dalam menyukseskan implementasi 14 program ini.
“Ini adalah momentum langka. Ketika perguruan tinggi turun langsung ke tengah masyarakat, sudah selayaknya kita sambut dengan dukungan penuh,” ujar Zulmaeta dalam pidatonya.
Program revitalisasi kebudayaan lokal juga menjadi bagian dari inisiatif UNP.
Di sektor pertanian, UNP menawarkan program edukasi teknik pertanian modern kepada petani muda. Hal ini bertujuan agar generasi muda lebih tertarik kembali ke sektor pertanian yang kini lebih berbasis teknologi.
Rehabilitasi lahan kritis dan edukasi lingkungan pun masuk dalam daftar. Para mahasiswa UNP akan bekerja bersama warga untuk membangun sistem konservasi berbasis komunitas.
Keterlibatan UNP ini tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat, tapi juga menjadi laboratorium sosial nyata bagi mahasiswa dan dosen dalam menyusun solusi berbasis praktik.
Masyarakat pun mulai menunjukkan antusiasme. Kelompok pemuda di Kecamatan Payakumbuh Timur sudah mendaftarkan diri untuk ikut pelatihan pembuatan konten kreatif bersama tim UNP.
Para kepala sekolah SD dan SMP menyambut hangat program digitalisasi pendidikan. Banyak dari mereka mengaku telah menunggu bantuan konkret dari akademisi untuk mengembangkan kapasitas guru.






