Payakumbuh – Elzadaswarman Setiap Rupiah menegaskan bahwa setiap rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pengelolaan anggaran pemerintah bukan sekadar urusan administrasi dan laporan keuangan, tetapi merupakan amanah besar untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh warga kota.
Elzadaswarman Setiap Rupiah Dalam berbagai kesempatan, Elzadaswarman—yang akrab disapa Om Zet—terus menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam setiap program pembangunan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan setiap program, proyek, dan kegiatan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.
“Setiap rupiah dari uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk manfaat yang nyata. Tidak boleh ada anggaran yang sia-sia, tidak tepat sasaran, atau hanya sekadar formalitas laporan,” ujar Elzadaswarman dalam sebuah rapat koordinasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Balai Kota Payakumbuh, Selasa (12/11).
Baca Juga : Wali Kota Zulmaeta Meski Dana Transfer Turun Pelayanan Publik
Fokus pada Program yang Berdampak Langsung
Elzadaswarman mencontohkan, banyak program kecil yang ternyata memiliki dampak besar jika dikelola dengan tepat. Misalnya, bantuan untuk usaha mikro, peningkatan sarana pendidikan, atau perbaikan infrastruktur lingkungan. Ia meminta setiap kepala dinas untuk turun langsung ke lapangan, melihat sendiri kondisi masyarakat, dan memastikan bahwa program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
“Kita tidak ingin ada program yang bagus di atas kertas tapi tidak terasa di lapangan. Setiap kegiatan harus bisa diukur hasil dan manfaatnya. Kalau tidak berdampak bagi masyarakat, lebih baik dialihkan ke kegiatan yang lebih prioritas,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Pemerintah daerah, katanya, harus terbuka kepada publik tentang bagaimana uang rakyat digunakan. Dengan begitu, masyarakat dapat ikut mengawasi dan menilai sejauh mana kebijakan pemerintah berjalan sesuai harapan.
Dorong Sinergi Antara Pemerintah dan Masyarakat
Menurut Elzadaswarman, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat juga harus berperan aktif, baik dalam memberikan masukan maupun menjaga hasil pembangunan. Oleh karena itu, ia mendorong terwujudnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas masyarakat untuk membangun Payakumbuh yang lebih maju.
“Kita ingin membangun Payakumbuh yang kuat dari bawah. Masyarakat harus merasa memiliki kota ini. Kalau pemerintah dan rakyat bersatu, insyaallah pembangunan akan lebih cepat dan hasilnya akan lebih merata,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh tersebut.
Prioritas 2025: Peningkatan Pelayanan dan Infrastruktur
Dalam arah kebijakan 2025, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik serta perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas kesehatan.
Elzadaswarman menyebut, pihaknya juga berfokus pada penguatan ekonomi lokal dengan membantu pelaku usaha kecil dan menengah agar mampu bersaing. Dukungan berupa pelatihan, akses modal, hingga pendampingan usaha menjadi program yang terus diperkuat.
“Pembangunan tidak hanya tentang fisik, tapi juga manusia. Kita ingin warga Payakumbuh sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Tekankan Pengawasan dan Evaluasi
Untuk memastikan setiap anggaran digunakan dengan efektif, Elzadaswarman menekankan pentingnya sistem pengawasan dan evaluasi yang ketat. Ia meminta setiap OPD melakukan pelaporan rutin serta memantau capaian program secara berkala.
“Kalau ada kendala di lapangan, segera diselesaikan. Jangan dibiarkan berlarut. Kita ingin hasil kerja yang cepat, tepat, dan bermanfaat,” ujarnya dengan tegas.
Selain dari sisi internal pemerintah, Elzadaswarman juga mengajak DPRD dan lembaga pengawasan lain untuk bekerja sama menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah. Transparansi dan akuntabilitas, katanya, menjadi kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Komitmen untuk Payakumbuh yang Lebih Baik
Sebagai pejabat yang telah lama berkecimpung dalam dunia pelayanan publik, Elzadaswarman menegaskan komitmennya untuk terus bekerja demi kemajuan Payakumbuh. Ia percaya bahwa dengan manajemen anggaran yang baik dan berpihak pada rakyat, setiap program pemerintah akan mampu membawa perubahan positif bagi kota yang dikenal dengan julukan Kota Rendang itu.
“Payakumbuh punya potensi besar. Dengan semangat kebersamaan dan pengelolaan anggaran yang berpihak pada masyarakat, kita bisa menjadikan kota ini lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.






