Harga Pangan di Kota Payakumbuh Stabil, Cabai dan Gula Masih Jadi Komoditas Termahal
Payakumbuh – Dinas Perdagangan Kota Payakumbuh merilis perkembangan harga pangan per 9 Oktober 2025. Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pasar tradisional dan toko ritel modern, harga sebagian besar kebutuhan pokok masih terpantau stabil, meski beberapa komoditas seperti cabai merah besar dan gula pasir masih menunjukkan harga tinggi.
Harga Beras Relatif Stabil
Untuk komoditas beras, harga masih berada di kisaran Rp16.000–Rp17.000 per kilogram.
Beras Anak Daro dijual seharga Rp17.000/Kg, disusul Pandan Wangi, Sokan, Silih Berganti, dan Kuruik Kusuik masing-masing Rp16.000/Kg.
Sementara itu, beras SPHP yang disubsidi pemerintah masih bertahan di angka Rp13.100/Kg, menjadi alternatif bagi masyarakat berpendapatan menengah ke bawah.
baca juga : Saat Teguran Jadi Ancaman, dan Anak Membalas dengan Bacokan
Harga Cabai Masih Tinggi
Sektor hortikultura masih menjadi perhatian utama.
Cabai merah besar dijual dengan harga Rp72.000/Kg, sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran Rp68.000/Kg.
Untuk jenis cabai rawit merah dan hijau, masing-masing dijual Rp45.000/Kg.
Kondisi ini dipengaruhi oleh fluktuasi pasokan dari daerah sentra produksi di Sumatera Barat dan Jawa.
Harga Bumbu Dapur Cenderung Stabil
Bawang merah dijual dengan harga Rp33.000/Kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp35.000/Kg.
Harga bawang bombai sedikit lebih rendah, yakni Rp24.000/Kg.
Sementara tomat, sawi hijau, ketimun, kangkung, dan kacang panjang dijual di kisaran Rp5.000–Rp6.000/Kg.
Gula dan Minyak Goreng Premium Naik Tipis
Harga gula pasir curah dan kemasan premium sama-sama berada di angka Rp18.000/Kg.
Untuk minyak goreng curah, harga dipatok Rp17.000/Liter, sementara minyak goreng kemasan premium mencapai Rp18.000/Liter.
Produk Minyak Kita masih menjadi pilihan terjangkau dengan harga Rp15.700/Liter.
Harga Daging dan Telur Masih Terkendali
Harga daging ayam ras berada di angka Rp31.884/Kg, dan telur ayam ras dijual Rp25.600/Kg.
Sementara untuk daging sapi, jenis paha depan dan belakang dijual Rp140.000/Kg, sandung lamur Rp120.000/Kg, dan tetelan Rp100.000/Kg.
Harga ayam kampung ukuran sedang mencapai Rp66.700 per ekor, sedangkan telur ayam kampung menembus Rp65.000/Kg.
Ikan Segar dan Olahan Masih Terjangkau
Untuk produk laut, ikan bandeng dijual Rp48.000/Kg, ikan kembung Rp45.000/Kg, dan tongkol/tuna/cakalang Rp25.000/Kg.
Harga ikan asin teri masih cukup tinggi yakni Rp105.000/Kg, sedangkan udang segar mencapai Rp80.000/Kg.
Komoditas Lainnya
Harga tepung terigu berada di Rp12.000/Kg, tempe Rp20.000/Kg, dan tahu putih mentah Rp8.000/Kg.
Untuk pisang lokal dijual Rp8.000/Kg, jeruk lokal Rp17.000/Kg, dan kentang Rp14.000/Kg.
Sementara jagung pipilan dipatok Rp9.000/Kg dan ketela pohon Rp5.000/Kg.
baca juga : Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Payakumbuh
Komoditas olahan seperti mie instan rasa kari dijual Rp3.000/bungkus, garam halus Rp14.000/Kg, dan kental manis 370 gram Rp13.800/pak.
Adapun susu bubuk 400 gram dijual Rp47.000/pak, sedangkan susu bubuk balita 400 gram Rp42.500/pak.
Pemantauan Rutin oleh Pemerintah Daerah
Dinas Perdagangan Kota Payakumbuh memastikan akan terus melakukan pemantauan harga dan stok pangan secara rutin, khususnya menjelang akhir tahun ketika permintaan masyarakat cenderung meningkat.
“Secara umum harga kebutuhan pokok masih stabil. Kami tetap berkoordinasi dengan para pedagang dan distributor agar pasokan aman dan harga tidak melonjak,” ujar salah satu pejabat bidang perdagangan saat dihubungi, Rabu (9/10/2025).
Dengan kondisi harga yang relatif stabil, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa beban tambahan, sekaligus menjaga kestabilan inflasi di tingkat daerah.






