payakumbuh – dilantik sebagai Wakil Nama Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus mungkin belum terlalu dikenal publik di luar lingkungan kepolisian. Namun hari ini, sejarah baru ditulis: mantan Kepala Kepolisian Daerah Lampung itu resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dalam kabinet Presiden Joko Widodo.
Sosok yang dikenal dengan integritas tinggi dan kepemimpinan tenang ini kini dipercaya untuk mengawal jalannya roda pemerintahan dari sisi dalam negeri — sebuah transisi karier dari penegak hukum menjadi pengawal tata kelola pemerintahan.
Jejak Langkah: Dari Bhayangkara ke Birokrasi

Baca Juga : Cikande Ditetapkan Sebagai Daerah Terpapar Cesium
Akhmad Wiyagus bukan polisi biasa. Ia dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang memiliki rekam jejak bersih dan tegas. Kariernya menanjak melalui berbagai posisi strategis, mulai dari Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kapolda Gorontalo, Kapolda Nusa Tenggara Barat, hingga Kapolda Lampung.
Ketika menjabat sebagai Kapolda, ia tak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif mendorong pendekatan humanis di tengah masyarakat. Ia kerap menekankan pentingnya restorative justice dan pembangunan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Mengapa Akhmad Wiyagus?
Pengangkatan Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri bukan tanpa alasan. Kementerian Dalam Negeri merupakan jantung birokrasi nasional, yang mengatur urusan otonomi daerah, pemerintahan desa, hingga pengawasan kepala daerah. Dalam konteks ini, sosok dengan pengalaman kepemimpinan di berbagai daerah dan pemahaman mendalam tentang birokrasi lokal menjadi sangat krusial.
Akhmad Wiyagus dinilai memiliki kapabilitas tersebut. Ia memahami dinamika daerah secara langsung. Ia tahu bagaimana tantangan di lapangan bisa berbeda jauh dari kebijakan di pusat. Dengan bekal itu, ia dipercaya mampu menjembatani antara pemerintah pusat dan daerah secara efektif.
Bicara Integritas dan Keteladanan
Yang membedakan Wiyagus dari banyak figur lainnya adalah citra integritasnya yang kuat. Ia pernah menerima penghargaan dari KPK atas dedikasinya dalam memberantas korupsi. Kariernya juga bersih dari kontroversi, sesuatu yang tidak semua pejabat tinggi bisa klaim dengan tenang.
Kehadirannya di Kementerian Dalam Negeri membawa harapan baru bahwa tata kelola pemerintahan akan berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dari Seragam Cokelat ke Jas Kebijakan
Kini, setelah melepas seragam cokelat dan menggantinya dengan jas kebijakan, tantangan baru sudah menanti. Apakah gaya kepemimpinan tegas ala kepolisian bisa diterjemahkan ke dalam dinamika birokrasi sipil yang penuh kompromi?
Publik menaruh harapan besar, namun juga menunggu langkah nyata. Satu hal yang pasti: Akhmad Wiyagus bukan orang baru dalam menghadapi kompleksitas. Ia hanya berpindah panggung, namun tetap dalam misi yang sama — melayani bangsa.
Akhmad Wiyagus dalam Sekilas:
-
Nama Lengkap: Komjen (Purn) Drs. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M.
-
Tempat Lahir: Tasikmalaya, Jawa Barat
-
Karier Terakhir di Polri: Kepala Kepolisian Daerah Lampung
-
Penghargaan: Satyalencana, Penghargaan dari KPK, dan berbagai tanda jasa lainnya
-
Karakteristik: Tegas, religius, antikorupsi, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat
Penutup: Wamendagri Baru, Harapan Baru
Dunia birokrasi dan dunia kepolisian memang berbeda. Tapi dengan pengalaman, integritas, dan komitmen untuk melayani publik, Akhmad Wiyagus diyakini mampu menjawab tantangan sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri. Ia datang bukan untuk mencari nama, melainkan untuk memastikan roda pemerintahan terus bergerak ke arah yang benar.






