Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Dualisme PPP Hasil Muktamar Ancol, Mardiono Vs Agus Suparmanto

Shoppe Mall

payakumbuh – Dualisme PPP Hasil Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasuki babak penuh dinamika dalam Muktamar X yang digelar di Ancol, Jakarta.

Persaingan memuncak antara dua figur sentral: Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto.

Shoppe Mall

Konflik ini bukan sekadar kontestasi internal biasa, melainkan mencerminkan ketegangan antara kader partai dan calon dari luar struktural PPP.

Peta dukungan di tingkat DPW dan DPC menjadi sangat krusial menjelang Muktamar.

Sejumlah DPW menyatakan dukungan kepada Agus Suparmanto — salah satu wilayah utama adalah Jawa Barat.

Dualisme PPP Hasil Muktamar
Dualisme PPP Hasil Muktamar

 

Baca Juga : Tangkis Pelemahan Rupiah Bos BI Agresif Kerahkan Semua Instrumen

Namun, banyak daerah juga mulai bergeser arah dukungannya ke Mardiono, salah satunya Kalimantan Selatan.

Dalam lanskap politik PPP, Mardiono memposisikan dirinya sebagai kader internal sejati, yang “naik dari bawah”.

Di sisi lain, Agus Suparmanto membawa narasi sebagai figur eksternal yang dianggap bisa menyegarkan dan memperkuat posisi PPP secara nasional.

Kritikus menyebut rekam jejak Agus Suparmanto di masa lalu, terutama soal impor gula, bawang putih, dan impor pakaian bekas, sebagai beban elektabilitas.

Rekam jejak kebijakan itu oleh sebagian pihak dianggap menyisakan catatan negatif di publik.

Mardiono, sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, berusaha menekankan pentingnya persatuan dan penyelesaian konflik internal sebagai prasyarat kemenangan masa depan.

Dalam pidatonya di Ancol, ia mengakui bahwa konflik internal selama masa lalu menjadi salah satu sebab PPP gagal meraih kursi di parlemen pada Pemilu 2024.

Klaim bahwa Mardiono didukung 33 DPW dan DPC menjadi bagian penting dari narasi kampanyenya.

Namun, kubu Agus Suparmanto juga aktif membangun koalisi di berbagai wilayah dan mendapatkan dukungan dari sejumlah badan otonom dan ulama lokal.

Dalam situasi tersebut, muncul tudingan bahwa beberapa deklarasi dukungan bersifat klaim sepihak atau tidak berdasarkan proses sah internal.

DPW Kalsel, misalnya, awalnya dikabarkan mendukung Agus, namun kemudian menyatakan dukungan penuh kepada Mardiono setelah verifikasi internal

Perubahan dukungan tersebut menunjukkan betapa rapuh dan berubahnya peta

Shoppe Mall