payakumbuh – Andre Rosiade Tinjau Anggota DPR RI Andre Rosiade, wakil dari daerah pemilihan Sumatera Barat, baru‑baru ini menyampaikan kabar penting terkait perbaikan jalan rusak antara Payakumbuh dan Sitangkai.
Ia memastikan bahwa jalan tersebut—yang kondisi kerusakannya telah viral di media sosial—akan segera diperbaiki menggunakan alokasi dana dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk tahun 2025.

Baca Juga : Polisi Olah TKP Kecelakaan Iko Mahasiswa Unnes
Menurut Andre, keberhasilan ini merupakan bukti nyata kerja konkret dari kader Partai Gerindra yang mendukung pembangunan Sumbar. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo, Menteri Pekerjaan Umum, serta seluruh pihak yang terlibat.
Lebih lanjut, Andre menegaskan bahwa program tersebut bukan hanya untuk ruas Payakumbuh–Sitangkai semata. Beberapa proyek lain juga mendapatkan alokasi dana, seperti peningkatan jalan Simpang Silaut–Lio di Pesisir Selatan sebesar Rp 50,3 miliar.
Tak ketinggalan, pembangunan jembatan Lunuk Pauh di Tanah Datar dengan anggaran Rp 12 miliar juga masuk dalam rencana multiyears 2025–2026.
Kedekatan pihak DPR dengan pemerintah pusat terbukti efektif mendorong realisasi dana, terutama melalui mekanisme Inpres Jalan Daerah.
Program tersebut sebelumnya juga menanggung perbaikan jalan Payakumbuh–Lintau dan Air Dingin yang masuk skema multiyears 2025.
Pemerintah Provinsi Sumbar bahkan mempercepat perbaikan awal—menambal lubang dan meratakan jalan—sebagai upaya sementara sebelum pembangunan
Kebijakan efisiensi anggaran sebelumnya menjadi alasan mengapa pengerjaan baru bisa berlangsung sekarang; namun komitmen untuk melanjutkannya selalu ada.
Secara keseluruhan, kolaborasi antara DPR, Pemprov Sumbar, dan Kemen PU menunjukkan pendekatan terpadu untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur kritis.
Program ini Inpres Jalan Daerah (IJD) menjadi instrumen utama dalam mengatasi keterbatasan anggaran dan mempercepat proses perbaikan.
Jumlah dana sebesar Rp 600 miliar dialokasikan untuk Sumbar tahun 2025, yang sebagian besar akan digunakan memperbaiki jalan‑jalan kritis seperti Payakumbuh–Sitangkai.
Dari total anggaran tersebut, Rp 75 miliar dialokasikan khusus untuk Payakumbuh–Sitangkai
Sisanya akan dialihkan untuk perbaikan infrastruktur jalan di berbagai ini






