payakumbuh – Pertemuan SMSI Pada hari yang cerah dan penuh semangat kebangsaan, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat mengadakan kunjungan resmi ke Mabes Polri.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, sebagai bagian dari agenda silaturahmi dan dialog strategis.
Tujuan utama dari pertemuan ini adalah memperkuat sinergi antara lembaga media siber dan institusi kepolisian dalam menjaga stabilitas informasi nasional.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaboratif di ruang pertemuan resmi Kabaintelkam.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SMSI menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara media dan aparat penegak hukum.
Ia menyatakan bahwa SMSI berkomitmen menjaga profesionalisme jurnalis dalam menyajikan informasi yang faktual dan berimbang.
Kabaintelkam Polri menyambut baik kedatangan pengurus SMSI dan mengapresiasi peran media siber dalam menciptakan ruang informasi yang sehat.

Menurutnya, media adalah mitra strategis Polri dalam menangkal disinformasi, hoaks, serta potensi konflik sosial yang bisa timbul dari penyalahgunaan informasi.
Baca Juga : Koto Tangah Tembus Rumah DataKu Nasional, Satu-Satunya Wakil Sumatera
Kabaintelkam menyampaikan bahwa Polri terus melakukan pengawasan terhadap dinamika sosial di ruang digital, termasuk melalui kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Bidang Siber SMSI memaparkan perkembangan media digital saat ini yang sangat cepat dan dinamis.
Kabaintelkam menanggapi dengan menyatakan bahwa kolaborasi dan dialog seperti ini penting untuk menjaga ekosistem digital yang aman dan terpercaya.
SMSI juga menyampaikan harapannya agar aparat kepolisian dapat mendukung kebebasan pers, sejauh tidak bertentangan dengan hukum dan etika jurnalistik.
Pertemuan ini juga menjadi ajang pertukaran informasi dan pemikiran tentang bagaimana membangun narasi positif tentang Indonesia melalui media digital.
Kabaintelkam menyatakan bahwa Polri membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan media dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi.
Ia juga mengajak media untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat dalam menghadapi tahun-tahun politik yang rawan polarisasi.
SMSI menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga integritas pemberitaan dan tidak menjadi alat provokasi kepentingan tertentu.
Kabaintelkam memberikan pandangan bahwa media perlu menumbuhkan narasi persatuan, terlebih di tengah gejolak geopolitik dan tantangan sosial saat ini.






